Menarik untuk dibahas, bagaimana Wilkins et al (2021) menyajikan deskripsi mengenai tantangan dan peluang dalam melaporkan data-data kebencanaan ke platform monitoring SFDRR. Author(s) adalah anggota dari Science for Disaster Reduction (SDR) representasi dari USGS, NOAA, USAID, dan FEMA.
Artikel ini dilatar belakangi pentingnya rekaman jangka panjang dan analisis kerugian akibat bencana penting untuk ditangani. Tanpa data ini, sulit untuk menetapkan dasar untuk mengukur dampak dari intervensi usaha-usaha pengurangan risiko bencana.
Sendai Framework (SF) ini diadopsi oleh anggota-anggota UN untuk membentuk struktur yang konsisten dalam melaporkan kerugian dan pada akhirnya bisa membangun pehaman tren kebencanaan di level nasional. Sama seperti negara-negara pada umumnya, untuk mengejar standar SF tidaklah mudah. Author(s) memberikan penjelasan diantaranya adalah:
- Pemerintah US tidak memiliki format umum untuk mengumpulkan dan melaporkan impact data di semua bahaya maupun satu badan yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan data tersebut.
- Sebagian besar respon dan pemulihan bencana di US terjadi di tingkat negara bagian (bahkan lokal) daripada di tingkat Federal, membuat pengumpulan data yang konsisten secara nasional menjadi tantangan
- Dari 38 indikator yang diharapkan oleh SF, hanya 24 yang dimungkinkan untuk dilaporkan, 8 indikator tidak bisa karena limitasi kebijakan, dan sisanya (6) mungkin akan disediakan dengan lebih baik
- Beberapa database tentang kerugian akibat bencana di tingkat domestik memang tersedia termasuk Database Peristiwa Bahaya Spasial dan Kerugian untuk Amerika Serikat. Namun, basis data ini terutama diambil dari sumber Federal yang sama, bukan dari penggabungan informasi tingkat kabupaten yang berbeda dan lebih terperinci. Meskipun SDR yakin bahwa data yang dilaporkan ke Monitor Sendai adalah representasi terbaik dari data konsisten nasional yang tersedia di A.S., kami mengakui bahwa data untuk beberapa indikator terlalu rendah.
..... sepertinya masalah di atas tidak asing dengan yang terjadi di tempat kita.....
Dari latar belakang tersebut author(s) menelaah indikator SF yang sejauh ini telah dilaporkan oleh pemerintah US dan menangani beberapa keterbatasan dalam menyusun data ini di tingkat nasional. Berdasarkan penelaahan tersebut, author(s) mengeksplorasi peluang pelaporan kerugian bencana yang lebih baik dan tantangan untuk mewujudkan peluang tersebut. Secara detil author(s) memberikan gambaran metode, sumber data, dan peluang peningkatan dari 38 indikator SFDRR.
Bagaimana US melaporkan data bencana ke SF monitoring:
Target A: reducing mortality.
- Data-data kebencanaan terkait dengan kematian dan orang hilang terbatas pada bencana cuaca dan iklim. Kurangnya data atribut dari bencana lain, seperti biologi, geofisika, atau teknologi
- Saat ini Federal tidak mengirim laporan pada orang hilang, karena data hilang yang dimiliki oleh Fedearl (FBI) adalah data yang tercampur, tidak hanya bencana
spanning from an inability to report due to disability, lack of education, or fear of reprisal, to issues with the definition of what makes a “disaster”
Lack of federal mandate or funding for standardized disaster loss reporting across all agencies
Ref:
Wilkins, et al., 2021: Challenge and opportunities for Sendai framework disaster loss reporting in the United States, Progress in Disaster Science, 10, 10067. http://dx.doi.org/10.1016/j.pdisas.2021.100167
Komentar
Posting Komentar